RADARUTARA.ID - Seorang ulama kondang KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Maimun atau Mbah Moen masih menjadi perbincangan meski sudah empat tahun berlalu sejak kematiannya. Mbah Moen meninggal dunia di Tanah Suci Makkah pada Selasa, 6 Agustus 2019, saat beliau sedang menunaikan ibadah haji. Baru-baru ini, ada kabar luar biasa tentang Mbah Maimun datang dari Makkah. Yang membuat
Kiai sepuh NU, KH Maimoen Zubair berkenan berdoa pada penutup deklarasi dan halaqah alim ulama yang digelar Majelis Dzikir Hubbul Wathon di hotel Borobudur, Jakarta, Kamis malam (13/7). Setelah berdoa dengan menggunakan bahasa Arab, ia menggunakan bahasa Indonesia. Kemudian ditutup lagi dengan doa berbahasa Arab.
Baca juga: Ulama kharismatik KH Maimun "Mbah Moen" Zubair wafat di Mekkah Menurur Widihasto, acara doa bersama itu digelar secara spontan. Bagitu mendengar kabar bahwa pengasuh Ponpes Al-Anwar Rembang itu berpulang, para tokoh agama, seniman, serta budayawan di Yogyakarta berkeinginan untuk ikut mendoakan almarhum.
Sebelum wafat, kala itu, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen, yang lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928, tengah melaksanakan ibadah haji. Banyaknya orang yang menghormati KH Maimun Zubair atau Mbah Moen membuat sosok Mbah Moen terus dikenang kisah-kisahnya. Apalagi KH Zubair atau Mbah Moen adalah seorang ulama sepuh yang tinggi keilmuannya.
Umat muslim berdoa usai memakamkan jenazah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen di Pemakaman Ma'la baru, Makkah, Arab Saudi, Selasa(6/8/2019). Jenazah Mbah Moen dimakamkan di dekat kuburan istri Rasulullah, Siti Khadijah. Alhamdulillah Beberapa hari yang lalu makam KH. Maimoen Zubair dibongkar, jenazah beliau masih utuh & tetap dimakamkan di Ma
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.
4 doa kh maimun zubair