"Sesungguhnya Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hambaKu…" Inilah kekuatan khusnudzon (berbaik sangka) kepada Allah dan kepada siapapun, termasuk dalam berbisnis atau memulai usaha. Istilah "khusnudzon" ini sudah sangat awal sekali diperkenalkan Islam sebelum adannya istilah "positif thinking" yang banyak dilontarkan para
Foto: onislam.net. Berprasangka Baik kepada Allah. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah riwayat dituturkan Imam Al-Ghazali dalam kitabnya, Ihya Ulumuddin Jilid 4 bab al-Khauf wa al-Raja', tentang harapan akan ampunan Ilahi bagi seorang Bani Israil yang dimasukkan ke dalam neraka selama 1.000 tahun. Dia terus menjerit memanggil nama Allah.
Rasulullah SAW bersabda,' Sesungguhnya Allah berkata: "Aku sesuai prasangka hambaku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku" (HR Muslim) Ia menjawab, 'Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Aku tidak pernah merasakan keburukan sama sekali dan aku tidak pernah melihatnya tidak pula mengalamminya" (HR. Muslim no. 2807).
Facebook X LinkedIn Tumblr Pinterest Reddit VKontakte Odnoklassniki Pocket. Dengan keyakinan, bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar, Allah akan jadikan Islam sebagai agama yang tidak tertandingi di muka bumi, pemeluk agama manapun akan tunduk pada umat Islam. "Aku sesuai prasangka hambaKu kepadaKu. Jika dia berprasangka baik
Aku sesuai prasangka hambaku. Ya, kalimat tersebut adalah salah satu potongan terjemahan sebuah hadits Qudsi yang sering dikutip para penceramah itu. Kata "Aku" dalam kalimat tersebut tentu saja maksudnya Allah.
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu.
aku sesuai prasangka hambaku pinterest